ANEKA GAYA BICARA
Setiap orang mempunyai gaya komunikasi yang berbeda, disamping gaya bahasa yang berbeda logatpun juga berbeda. Maka dari itu diperlukan jurus khusus agar komunikasi anda berjalan dengan lancar sesuai apa yang diinginkan. setelah saya mengetahui pengetahuan yang seperti ini ketika saya mendengarkan bapak Dosen yang lucu yang sudah mengisi dua kali perkuliahan dikelas kami, masya allah luar biasa beliau ini. Memaparkan ciri ciri dan karakter manusia yang memiliki gaya yang berbeda. Entah saya tidak bisa membayangkan kok bisa secerdas ini dosen HML ini, ketika mataku memandang memperhatikan gerak gerik ini seorang dosen, alisku yang sebelah kanan bergerak seolah-olah seperti menari diatas dahiku, dengan gaya komunikasi yang lucu yang diperagakan oleh pak dosen sehingga saya cukup senang dan tak bosan ketika saya mendengarkan apa yang disampaikan beliau. Dengan pakaian yang digunakan dan memakai rompi switer terlihat modis sekali dosen ini seperti masih berumur 25 tahun.
Dalam benaku seketika saya memandang dan memperhatikan saya teringat keluarga saya yang hampir mirip dengan kerabat saya yang karakter parasnya seperti dosen saya ini hitam manis, dan pembedanya hanya pada badannya saja kalau keluarga saya agak kurus dan kalau dosen yang lucu ini cukup lumayan gemuk. Keasyikan pak faqih pada saat menyampaikan pesannya juga saya teringat ketika beliau mencontohkan fakta yang sering terjadi di zaman sekarang lalu mengekspresikan gerak geriknya itulah yang membuat menarik dalam penyampaiannya, disamping orangnya lucu seakan akan teman teman hanyut dalam cerita pak faqih. Dengan penyampaian pak dosen yang lucu dan manis itu teman-teman yang mengantuk pun akan hilang bahkan ketika kelas saya duduk di bangku sebelah kanan bangku kedua dari samping dengan lantai yang kotor dibawah saya tak terduga pasir dan airpun tercampur kotoran dari alas kaki yang sudah menginjak jalan dan becek sehingga kotoran tersebut masuk ke dalam kelas, kebetulan kotoran tersebut ada di bawah kaki saya, dengan kotornya kelas yang berada di bawah kaki saya itupun tak kurasakan bahkan ingin kubersihkan sampai tidak sempat karena keasyikan mendengarkan pak Faqih yang sedang menerangkan masalah gaya komunikasi.
Sayangnya ketika pak Faqih hendak menerangkan proyektor yang sudah ada di kelas kami tidak berfungsi dengan baik, beberapa kali kucoba agar supaya bisa bahkan saya mau menyerah dan pergi ke kantor akademik Fakultas Dakwah dan komunikasi, disitu saya ingin lapor bahwa kelas kami yang berada di gedung utama Fakultas Dakwah dan Komunikasi di lantai dua pojok sebelah kanan bahwa proyektor tidak berfungsi dengan baik, dan saya bilang kepada pak Salim atau yang biasanya saya sebut pakde karena saya sering sekali meminjam peralatan fakultas seperti Sound, Proyektor, kabel dan sebagainya jadi saya memanggil pakde. Setelah itu saya lapor “pakde proyektor di lantai 2 tidak berfungsi gambarnya muncul proyektor muncul tapi tidak conect” lalu yang menjawab bukan pakde sebab pakde lagi sibuk, terus yang menjawab ada salah satu pegawai akademik Fakultas Dakwah dan Komunikasi yang ciri-cirinya pendek putih kepalanya agak botak gak pernah senyum dan jahat lagi, orang inilah yang mau saya laporkan ke bu Dekan, saya ingin pegawai itu diganti jabatannnya atau di pecat saja sebab melayani mahasiswa tidak dengan tersenyum lalu selalu memergoki dengan kata-kata yang kasar. Orang seperti itu tidak layak jadi pegawai apalagi di Fakultas Dakwah, meskipun saya masih mahassiwa saya wajib komplain dengan pelayanan yang kurang baik. Bahkan pelayanan yang kurang baik itu tidak satu dua kali bahkan berkali kali, waduh sungguh pegawai seperti itu tidak layak masuk fakultas dakwah, semoga tulisan saya ini di baca oleh pegawai akademik fakultas dakwah.
Mangkelnya lagi pada saat saya bilang “ pak ini saya waktunya Prof. Ali, kami butuh proyektor karena yang mengisi kuliah yakni tamu dari luar atau kenalannya prof ali,” dengan saya mengatakan seperti itu, mereka sama sekali tidak memperdulikan untunngnya saya masih menahan emosi, lalu pegawai yang kurang senyum itu membantahnya “ya gak tau mas, wong di kelas sudah ada yaitu aja di pakai, kalaupun masih gak bisa coba diben erin sendiri agar bisa” dengan rasa cueknya masya allah, saya menghempaskan nafas saya menahan amarah rasa tidak terima saya ketika guru yang saya kagumi terus saya sebut mereka tidak ada peduli sama sekali. Saya ingin melawannya namun saya beristigfar, akhirnya saya kembali ke kelas dan berjalan menyusuri dan menaiki tangga menuju kelas dengan wajah saya yang penuh dengan amarah namun saya masuk kelas dengan penuh senyuman, setelah itu saya mengambil tongkat atau alat yang bisa saya gunakan untuk meng-otak-atik proyektor yang di atas, setalah saya berusaha semaksimal mungkin dan badan yang berkeringat dan menetes dari ujung rambut sampai kepala membasahi baju batiku akhirnya tetap tidak berfungsi dengan baik proyektor itu. Akhirnya teman-teman pada kecewa karena pak faqih sudah siap memaparkan dan akan memakai proyektor namun proyektor tidak mendukung jadilah perkuliahan kita tidak menggunakan proyektor. Dan alhamdulillah meskipun proyektor tidak berfungsi tapi tetapm saya dan teman-teman tetap semangat akan menerima ilmu dari pak dosen yang lucu itu yakni Pak Nasrul faqih.
Dengan dimulainya perkuliahan pak faqih memulainya dengan menyapa seperti biasanya “halo” kata pak Faqih, di jawab oleh teman-teman “hai” namun teman-teman kurang kompak dalam menjawabnya akhirnya pak faqih mengulangi lagi “halooo” teman-teman menjawab “haaaaaaaai” akhirnya pak Faqih juga tersenyum. Teman temanpun lega dan juga membalas senyumannya. Melihat di meja pak faqih terdapat buku buku karyanya uakni buku yang terlihat jauh kelihatan putih entah saya kurang tahu persis beliau membawa buku sebanyak berapa dan saya ingin sekali memilikinya saya berharap buku itu diberikan kepada saya ternyata juga diperjual belikan, akhirnya saya juga ingin membeli namun bukunya hanya terbatas dan buku-buku yang dibawah oleh pak faqih tadi habis lenyap di borong teman teman, padahal saya ingin memilikinya karena karya pak dosen yang kudambakan dan juga yang membuat senang lagi bukui itu berjudul kiat sukses menjadi Da’i, wah sungguh ini buku yang saya cari, saya ingin belajar dari buku karya pak Faqih ini, namun saya kurang cepat untuk mengambil buku ini akhirnya saya bersedih dan kecewa, tapi biarlah mungkin minggu depan akan dibawakan lagi oleh pak faqih, semoga aja beliau tidak lupa untuk membawa bukunya lagi, akhirnyan saya memesan kepada salah satu teman saya yakni yang mencatat teman-teman yang mau memesan bukunya pak faqih akhirnya saya mengacungkan diri dan saya ingin pesan bukunya pak faqih, ditulislah nama saya, namun agak sedikit lega, kemudia ketika saya duduk disamping kursi teman saya yakni ynag bernama Faizin, beliau adalah sahabat saya yang selalu menemani saya pada saat ngopi, ngobrol dan diskusi bahkan juga saya ajak ngaji dirumah saya, mas faizin ini waktu itu duduk disebelah saya dan buku karya pak faqih dia sudah mempunyainya akhirnya saya ambil dan saya lihat tanpa ijinpun saya ambil lalu saya baca sekilas judul dan isi bukunya, ternyata luar biasa isi buku itu meskipun saya belum membaca sepenuhnya, tetapi hati sudah merasa senang karena buku ini ingin saya pinjam dulu, namun buku yang saya pegang ini dirampas oleh yang punya yakni mas faizin tadi akhirnya saya bilang “zin bukunya saya pinjam dulu boleh ya\..” lalu dengan lantangnya mas Faizin menjawab “enak e ini saya beli kim, udah sana pesan nanti minggu depan akan dibawakan lagi oleh pak Faqih” terkejut saya dan terdiam. Hati saya berkata “saya harus sabar mungkin minggu depan saya bisa memiliki buku itu”.
Akhirnya saya tetap duduk dan mendengarkan pak faqih yang sedang menerangkan, pada saat itu beliau menerangkan masalah gaya komunikasi dengan karakterorang yang visual artinya orang yang memahami dengan cara melihat seperti orang yang menerangkan memakai layar dan, adalagi yang dicontohkan pak faqih jadi orang Visual itu biasanya kalau bicara cepat, jadi ketika orang berkomunikasi dengan ornag lain biasanya tipe orang visual ketika sedang menerima telpon dan berkomunikasi dengan orang lain dia menajwab dengan sangat cepat, kemudian gaya selanjutnya, kalau telepon biasanya sambil menulis padahal yang dituis itu tidak jelas atau hanaya oret-oretan belaka. Kemudian kalau ornag itu tipe visual mereka memahami dan mempercayai keyika melihat data yang valid, seperti yang di contohkan dan diperagakkan oleh dosen yang HML ini, yakni “menurut berita yang saya dengar dari koran” nah disitu dengan karakter seseorang yang visual mereka menjelaskan kepada orang lain yang sekiranya aneh, padahal koran, kenapa mereka menjelaskan mendengar dari koran, kan sebenarnya koran itu dibaca bukan didengar.
Disitulah yang saya tangkap dari penjelasan dari pak Faqih, dan masih ada lagi tentang ciri ciri, orang yang mempunyai karakter visual, orang visual itu tampilannnya rapi enak dipandang, dan cewek itu suka pria yang rapi maka jadilah orang yang rapi enak dipandang, maka kalau enak dipandang gaya komunikasi kita terhadap orang lain kan bertambah lancar dan enjoy, kalau kita meyanksikan di perkantoran-perkantoran banyak karyawan yang rapi rapi pakaiannnya, rambutnya, dan segala aspek yang bisa dipandang orang lain terihat nyaman. Dan juga kerapian seseorang itu membuat komunikan enak dan komunikasi insya allah berjalan dengan lancar, serta apa yang di harapkan dari komunikasi tersebut bisa tercapai. Sebab komunikasi sangat dinamis jika salah satu unsur komunikasi yang masioh kiurang sempurna atau yang dibiasanya kurang efektif maka perlulah gaya bahasa atau gaya penampilan yang harus dirubah.
Kalau orang Visual biasanya memahami atau mengambil keputusan berdasarkan data, dan juga ngeyel biasanya, ada seseorang yang dekat dengan saya yakni bisa saya sebut dengan teman akrab, karena orangnya ngeyel kalau diberi informasi dan selalu membantah dan menanyakan kemabali atas info yang saya beritahu, sebenarnya seseoreang yang mempunyai karakter yang seperti ini justru baik karena orang yang seperti akan dijadikan acuan atau kalau dalam ilmu komunikasi bisa dikatakan dengan debat terus dialog dan sebagainya. Karena dengan kengeyelannya membuat sang komunikator itu bingung untuk memberikan pemahaman bagaimana caranya agar orang yang saya ajak bicara benar-benar paham. Untunglah ketika saya mendengar dan memperoleh ilmu dari pak Faqih sangat berarti, karena moment seperti ini penting sekali apalagi di akhir akhir ini saya sering bertemu dengan orang-orang eksekutif atau pejabat-pejabat dan orang-orang elit guna audiensi atau presesntasi di kantor masing masing pejabat, karena saya sering bertemu dengan orang seperi itu tentunya saya harus mengetahui dan faham betul tentang gaya berkomunikasi.
Selanjutnya yakni auditoring, inilah gaya komunikasi yang berkarakter lebih sering mendengar, seperti yang saya contohkan”menurut berita yang saya dengar dari koran” itulah pokonya orang itu lebih senang lebih paham ketika berkomunikasi melalui pendengaran yang lebih jelih.
Minggu, 19 April 2015
Sabtu, 18 April 2015
mendobrak Nasib
MENDOBRAK NASIB
Kita ketahui bahwa usaha yang kita lakukan bukan semata–mata kerja keras kita sendiri, kita berjuang merupakan kewajiban bagi kita untuk hidup di dunia ini, namun semua apapun yang kita inginkan dan meskipun belum tercapai bukan berarti Allah tidak mengakabulkan do’a kita, tentu allah sudah mempunyai rencana atau allah mempunyai skenario yang berbebda di luar pemikiran kita. Maka dari itu kita tidak boleh putus asa dengan usaha yang kita lakukan. Tetap optimis bahwa suatu saat allah selalu memberikan kebaikan dan kemuliaan terhadap kita semua, karena kita makhluk ciptaan Allah, pasti allah akan menolong kita. Kita tak boleh menagih dan memaksa apa yang kita inginkan, pasti Allah memberikan yang lebih. Oleh karnannya kita harus tetap berusaha berdoa dan tetaplah beristiqomah.
Hari selasa tanggal 7 april 2015, ketika saya mengikuti perkuliahan seperti biasanya, saya merasakan termotivasi dengan seorang yang dulunya gagap dalam bicara namun sekarang menjadi seorang motivator, sungguh luar biasa. Jika Allah sudah berkehendak hal yang tidak mungkin pun bisa terjadi menjadi kenyataan “subhannallah”. Dari tidak bisa berbicara dengan normal akhirnya menjadi pandai berbicara di depan public bahkan nilai jam terbangnya sekarang sangat padat, mengisi acara di berbagai daerah. Ketika saya mendengarkan pembicaraannya seperti orang yang sangat lancar berbicara, dan tidak diketahui pun kata-kata yang berbelit, suaranya yang jelas lucu ketika di dengar apalagi ketika ia berdiri dan memperagakkan bicaranya dengan gerakan gerakan yang membuat saya tertawa terbahak-bahak sampai rasa kantuku hilang seketika. Apalagi pada saat beliau berbicara lalu memandang cincin batu aqiku lalu di ia berkata “itu yang pakai aqik sudah gak ngantuk lagi, karena keberatan batu aqiknya, andaikan saya diberi satu mungkin gak akan pernah ngantuk lagi” mendengar perkataan seperti itu akhirnya badan saya kembali tegak dan mata memandang beliau serta batu aqiku saya lepas dan saya masukin ke saku bajuku.
Setelah rasa kantuk sudah mulai hilang tertanyata saya langsung memperhatikan betul apa yang disampaikan seorang dosen yang gemuk hitam manis serta lucu yakni bapak Nasrul Faqih Syarif, luar biasa orangnya, sungguh tepat sekali mantan dekan Fakultas Dakwah atau yang disebut Prof.Dr. Ali Aziz. M.Ag dalam memilih dosen seperti pak faqih. Untuk mengajarkan mahasiswanya menulis dengan sebaik mungkin. Dosen yang lucu itu di beri mandat oleh prof Ali untuk mengajarkan mahasiwa agar pintar menulis, alhamdulillah baru sekali diajari beliau saya dan kawan kawan semangat dalam menulis. Dan pada saat itu pak Faqih memberikan motivasi agar teman teman tidak minder dalam menulis yakni beliau memberikan H I T , sebelumnya saya masih berfikir Hit itu mungkin nama obat nyamuk yang semprotan yang membuat nyamuk takut dan mati kelenger. Memang yang dimaksud dengan hit adalah Hancurkan penghalang impianmu tulikanlah tingkatkan Valensimu. Sungguh luar biasa pak Faqih mempunyai gagasan seperti itu, mendengar kata-kata “Hancurkan Penghalang” itu seperti ada dobrakan yang keras terhadap penghalang-penghalang yang menghalangi manusia untuk memcapai kesuksesan, sekuat tenaga dan terus berusaha menghancurkan penghalang yang kuat yaang tidak bisa di didobrrak menggunakan alat berat seperti bor, dam traktor dan sebagainya kita tak butuh itu untuk menghancurkan penghalang namun kita butuh semangat yang bergebuh-gebuh dan tak kenal rasa lelah dan putus asa itulah yang menjadi jurus untuk menghancurkan penghalang penghalangnnya. Namun hambatan-hambatan itu ada berbagai hambatan yang menghalangi kita yakni ada hambatan yang nampak dan ada hambatan yang tidak nampak, lalu seketika sampai dalam pembahasan hambatan ini pak Faqih bertanya kepada mahasiswa “mana yang lebih sulit dihancurkan hambatan yang nambak dengan hambatan yang tidak nampak” setelah saya berfikir memang hambatan yang sulit dihancurkan yaitu hambatan yang tidak nampak karena inilah yang paling sulit dikalahkan. Dengan semangat rekan-rekanku menjawab dari pertanyaan dari dosen yang disebut HML (hitam manis lucu), “ Hambatan yang tidak nampak pak yang sulit dihilangkan” betul kata pak Faqih. Penghalang ini termsuk berfikir negatif, banyak guru dan orang tua memberikan nasehat atau informasi selalu berfikir selalu negatif, sehingga anak didiknya di beri informasi yang negatif akan terjadi hal yang negatif pula, nah kalau sudah seperti ini, siapa yang disalahkan, waktu itu ada sebauh kisah pada saat ujian semua siswa-siswinya mengikuti ujian di pagi hari, biasanya di pagi hari adalah freshnya pikiran muridnya karena masih baru dan belum dimasukin informasi informasi lain sehingga otak jadi fresh, lalu sang guru sebelum membagikan soal dan kertas jawaban sang guru mengatakan “selama pelajaran ini sudah 4 tahun siswa siswi ini tidak ada yang lulus mengikuti ujian ini” dengan perkataan yang dilontarkan oleh guru tadi membuat siswa-siswinya berfikir “4 tahun gak ada yang lulus mengikuti ujian ini, apalagi saya yang baru sekali ikut ujian ini” stimulus yang disampaikan oleh guru tersebut langsung menerobos dan menggannggu keyakinan dan kepedean dalam mengerjakan ujian. Sehingga siswa-siswinya langsung dont, stress. Namun sekeetika beberapa menit kemudian ada salah siswa datang terlambat masuk kelas jadi tidak mendengar stimulus yang disampaikan oleh guru tadi, sehingga siswa yang datang terlambat tadi tidak sampai stres beliau hanya santai mengerjakan soal soal ujian sambil bersiul siul bibirnya, dan mengerjakan. Ternyata yang lulus itu ya hanya siswa yang datang terlambat tadi, karena siswa yang tidak terlambat dan mendengar pembicaraan guru yang mempunyai fikiran negatif sehingga tidak lulus semua yang lulus hanya siswa yang telat dan bersiul siul tadi. Jadi hindari fikiran-fikiran negatif itu karna itu sudah melawan kehendak allah, dan juga behuznudhon kepada Allah, Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambanya. Fikiran yang negatifklah yang membuat manusia diratapi kesedihan padahal allah berjanji selalu memberikan yang terbaik karena kita makhluk yang mulia. Untuk itu hati-hati dengan fikiran negatif jauhkan dan jangan sampai kau ucapkan. Inilah penghalang yang tidak nampak, supaya anda bisa mengerjakan sesuatu dan memperoleh hasil yang maksimal belajarlah dengan tekun hindarkan nerves dan fikiran negatif.
Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Mr. Faqih yakni fikiran negatif inilah yang membuat manusia dont sebelum melakukan sesuatu sebenarnya bukan kebodohan yang menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan, namun tetaplah optimis dan yakin pasti bisa hindari fikiran negatif. Dan sifat berfikir negatif merupakan bentuk perilaku setan karena berfikri negatif tenttu menunda kebaikan dan setan sangat senang kalau kita menunda kebaikan sebab akan ada jurus lagi agar ia tidak dapat melakukan kebaikan, setan bahagia jika manusia masih terlalau banyak menunda kebaikan apalagi menuju kesuksesan, karena setan mempunyai sifat D3 inilah gagasan dari pak Faqih yang menyatakan setan mempunyai sifat 3D yakni dendam, dengki, dongkol. Kita ini makhluk yang mulia tentunya kalau kita berf positif tentu Allah juga akan mengkabulkan dan menolongnya. Dengan penyampaian pak faqih yang menerangkan sepeerti itu dan yang saya tangkap dari penjelasan beliau memang benar, dan sangat rasional kenapa begitu?”jawabannya adalah kebanyakan selalu minder sebelum melakukan, seperti keong yang sedang berjalan namun masih malu untuk berjalan. Untuk itu janganlah meniru keong tirulah kuda yang mau berlari kencang meskipun matanya tertutup ketika berjalan dan yakin kuda akan sampai pada tujuan. Selanjutnya yang menjadi penghalang selain berfikir negatif yakni masalah usia, banyak orang yang ingin merubah gaya hidupnya terlalu mengantung pada usia, dan juga bahkan sampai meremehkan usia waktu itu pak faqih memberikan contoh yang bisa membuat saya tertawa dan setelah saya pikir-pikir ternyata benar juga yang dikatakan pak Faqih, “kalau yang muda biasanya meremehkan masa mudanya yakni hallah saya masih mudah aja ngapain saya berfikir jenjang pas udah tua, belum saatnya saya menjadi orang yang sukses itulah yang sering dikatakan anak muda begitu juga kebalikannnya yang tua selalu minder dengan rasa tuanya selalu berputus asa untuk melakukan sesuatu, waduh sudah tua mungkin saya gak bisa untuk melanjutkan jenjang berikutnya, nah kata-kata itu yang membuat manusia sudah minder terlebih dahulu dan itu juga merupakan bisikan syetan, karena menganggap bahwa usia lah yang membatasi kesuksesan” memang banyak manusia yang berfikiran seperti itu, seakan-akan tidak percaya terhadap Allah swt, padahal Allah akan memberikan jalan kesuksesan namun manusia yang melakukan kehendaknnya sendiri inilah yang sayangkan, dengan bisikan syetan manusia gampang tergoda oleh fikiran negatif membuat apa yang kita lakukan salau menunda bahkan bisa jadi tidak melakukan, kalaupun manusia sudah menunda untuk melakukan kebaikan syetan sudah bangga apalagi jika manusia menggagalkan niat baiknya waduh pasti syetan sudah bahagia sekali sukses menggoda manusia. Inilah penghalang manusia untuk melakukan kebaikan bahwa kita harus melawan dann kita dobrak penghalang ini jadilah seperti hercules yang tanpa menyerah untuk melakukan kebaikan dan harus berani seperti hercules juga hindari rasa takut dan minder jangan kau tunda-tunda untuk melakukan kebaikan, lakukan dan bergeraklah dan mulailah dengan bismillah agar selalu dalam lindungan allah tancapkan bismillah dalam hati kalian yakinlah bahwa apa yang kamu lakukan dengan kebaikan pasti allah menyutujui dan selalu memudahkan hambanya untuk menuju kesuksesan.
Disamping usia memang menjadi penghambat untuk melakukan kebaikan namun juga adalagi yang menjadikan penghalang yakni masalah kesehatan. Kalau sudah bicara sehat dan tidak sehat kita semua ini pasti memiliki akal yang sehat, allah menciptakan kita semua pasti allah memberikan kesempurnaan untuk kita semua kita diberi akal oleh allah agar digunakan sebaik-baik mungkin, allah senang jika hal yang diberinya kita gunakan dan juga harus kita gunakan dengan cara yang baik. Maka jangan sekali kali berkata bahwa “akal ku kurang sehat dalam melakukan seperti ini” jangan sampai kalian mengatakan seperti itu, allah akan marah kepada kita jika kita memahami bahwa IQ kita rendah atau lemah, akal kita ini semua sehat tidak ada IQ kita lemah kalau kita terus ters mengatakan seperti itu maka allahpun juga akan menuruti yang kalian katakan, “naudzubillahimindalikh”. Kembali yang awal tadi bahwa kita sering minder dengan kelemahan kita yang IQ rendah, Usia, kesehatan agak terganggu dan lain sebagainya. Dan ketika kita optimis bahwa kita pasti memiliki kualitas IQ yang tinggih tentu hal apapun yang bernilai kebaikan lakukanlah sesuai yang anda inginkan namun jangan sampai kalian gunakan untuk mencelakakan orang lain.
Selanjutnya dari hambatan-hambatan mulai dari berfikir negatif, usia, dan kesehatan, yakni selanjutnya masalah latar belakang pendidikan. Banyak orang yang minder dengan keterbatasan pendidikan juga ada yang mengatakan “ saya gak sekolah gimana saya mau sukses gimana saya mau maju” nah perkataan seperti itu yang melambangkan sudah negatif sudah gak percaya dengan kehendak allah sudah bicara inilah takdirku, sekarang banyak orang yang gak sekolah namun bisa sukses. Adalagi yang mengatakan “saya SD aja gak lulus bagaimna saya bisa sukses” banyak orang yang memahami seperti itu, keterbatasan pendidikan membuat orang minder dan putus asa. Dan dalam pembahasan ini waktu itu saya bertanya kepada bapak Nasrul Faqih dosen yang saya sebut lucu manis ini, pertanyaan masalah latar belakang pendidikan. Pada saat itu saya bertanya dengan latar belakang pendidikan saya sendiri, dan setalah saya bertanya yang menbuat saya lucu dan terus semangat ketika saya di nilai ngantukl ternyata saya di bilang” lho yang pakai peci ternyata mau tanya, saya kira tadi ngantuk, mungkin aqiknya membuat dia bangun lagi” tertawa saya “hahahah” dalam hatiku mengatakan pak faqih ini hebat kalau menebak mungkin pak faqih juga ingin ingin batu aqik juga.
Akhirnya pertanyaan saya dijawab olehnya yakni, kata beliau “saya harus mencari dimana letak kelebihanku agar saya tidak minder dalam pendidikan mesipun pendidikan saya lain dengan teman teman seperjuangan saya” saya kira jawaban pak Faqih sudah sangat tepat intinya saya harus menemukan nilai nilai kelebihan yang saya miliki terus kita olah dan asa sampai kita menjadi profesional dalam keahlihan dalam bidangku. Jangan nilang inilah nasib nasib bisa berubah kalau kita sudah usaha dan terus usaha dan berdo’a. Tak lama kemudian setelah menajwab pertanyaan saya , pak faqih bergegas pergi meninggalkan kelas karena ada acara di luar kota dan dosen yang lucu ini menawarkan kepada teman teman untuk mengikuti siaran Radio di smart Fm, sungguh ini merupakan moment yang menguntungkan. Disamping dosen yang lucu dan baik serta membuat mahasiswa semangat termotivasi. Lalu dosen keluar dan di jemput oleh pria atau mahasiswanya dan disiapkan barang bawakannnya.
Setelah Bapak Nasrul faqih keluar akhirnya Prof ali yang mengambil alih dan memberikan motivasi lagi lalu disaat dosen yang saya idolakan semangatku bertambah karena ada tambahan motivasi yang masuk dalam detakan hatiku sehingga saya segera bergegas melaksanakan apa yang akan di intruksikan. Sungguh kuduga Prof ali memberikan tugas buat saya. Dengan semangat saya yang tinggi kunanti secepatnya saya akan mengerjakannya. Karena tugasku adalah ibadahku.
Kita ketahui bahwa usaha yang kita lakukan bukan semata–mata kerja keras kita sendiri, kita berjuang merupakan kewajiban bagi kita untuk hidup di dunia ini, namun semua apapun yang kita inginkan dan meskipun belum tercapai bukan berarti Allah tidak mengakabulkan do’a kita, tentu allah sudah mempunyai rencana atau allah mempunyai skenario yang berbebda di luar pemikiran kita. Maka dari itu kita tidak boleh putus asa dengan usaha yang kita lakukan. Tetap optimis bahwa suatu saat allah selalu memberikan kebaikan dan kemuliaan terhadap kita semua, karena kita makhluk ciptaan Allah, pasti allah akan menolong kita. Kita tak boleh menagih dan memaksa apa yang kita inginkan, pasti Allah memberikan yang lebih. Oleh karnannya kita harus tetap berusaha berdoa dan tetaplah beristiqomah.
Hari selasa tanggal 7 april 2015, ketika saya mengikuti perkuliahan seperti biasanya, saya merasakan termotivasi dengan seorang yang dulunya gagap dalam bicara namun sekarang menjadi seorang motivator, sungguh luar biasa. Jika Allah sudah berkehendak hal yang tidak mungkin pun bisa terjadi menjadi kenyataan “subhannallah”. Dari tidak bisa berbicara dengan normal akhirnya menjadi pandai berbicara di depan public bahkan nilai jam terbangnya sekarang sangat padat, mengisi acara di berbagai daerah. Ketika saya mendengarkan pembicaraannya seperti orang yang sangat lancar berbicara, dan tidak diketahui pun kata-kata yang berbelit, suaranya yang jelas lucu ketika di dengar apalagi ketika ia berdiri dan memperagakkan bicaranya dengan gerakan gerakan yang membuat saya tertawa terbahak-bahak sampai rasa kantuku hilang seketika. Apalagi pada saat beliau berbicara lalu memandang cincin batu aqiku lalu di ia berkata “itu yang pakai aqik sudah gak ngantuk lagi, karena keberatan batu aqiknya, andaikan saya diberi satu mungkin gak akan pernah ngantuk lagi” mendengar perkataan seperti itu akhirnya badan saya kembali tegak dan mata memandang beliau serta batu aqiku saya lepas dan saya masukin ke saku bajuku.
Setelah rasa kantuk sudah mulai hilang tertanyata saya langsung memperhatikan betul apa yang disampaikan seorang dosen yang gemuk hitam manis serta lucu yakni bapak Nasrul Faqih Syarif, luar biasa orangnya, sungguh tepat sekali mantan dekan Fakultas Dakwah atau yang disebut Prof.Dr. Ali Aziz. M.Ag dalam memilih dosen seperti pak faqih. Untuk mengajarkan mahasiswanya menulis dengan sebaik mungkin. Dosen yang lucu itu di beri mandat oleh prof Ali untuk mengajarkan mahasiwa agar pintar menulis, alhamdulillah baru sekali diajari beliau saya dan kawan kawan semangat dalam menulis. Dan pada saat itu pak Faqih memberikan motivasi agar teman teman tidak minder dalam menulis yakni beliau memberikan H I T , sebelumnya saya masih berfikir Hit itu mungkin nama obat nyamuk yang semprotan yang membuat nyamuk takut dan mati kelenger. Memang yang dimaksud dengan hit adalah Hancurkan penghalang impianmu tulikanlah tingkatkan Valensimu. Sungguh luar biasa pak Faqih mempunyai gagasan seperti itu, mendengar kata-kata “Hancurkan Penghalang” itu seperti ada dobrakan yang keras terhadap penghalang-penghalang yang menghalangi manusia untuk memcapai kesuksesan, sekuat tenaga dan terus berusaha menghancurkan penghalang yang kuat yaang tidak bisa di didobrrak menggunakan alat berat seperti bor, dam traktor dan sebagainya kita tak butuh itu untuk menghancurkan penghalang namun kita butuh semangat yang bergebuh-gebuh dan tak kenal rasa lelah dan putus asa itulah yang menjadi jurus untuk menghancurkan penghalang penghalangnnya. Namun hambatan-hambatan itu ada berbagai hambatan yang menghalangi kita yakni ada hambatan yang nampak dan ada hambatan yang tidak nampak, lalu seketika sampai dalam pembahasan hambatan ini pak Faqih bertanya kepada mahasiswa “mana yang lebih sulit dihancurkan hambatan yang nambak dengan hambatan yang tidak nampak” setelah saya berfikir memang hambatan yang sulit dihancurkan yaitu hambatan yang tidak nampak karena inilah yang paling sulit dikalahkan. Dengan semangat rekan-rekanku menjawab dari pertanyaan dari dosen yang disebut HML (hitam manis lucu), “ Hambatan yang tidak nampak pak yang sulit dihilangkan” betul kata pak Faqih. Penghalang ini termsuk berfikir negatif, banyak guru dan orang tua memberikan nasehat atau informasi selalu berfikir selalu negatif, sehingga anak didiknya di beri informasi yang negatif akan terjadi hal yang negatif pula, nah kalau sudah seperti ini, siapa yang disalahkan, waktu itu ada sebauh kisah pada saat ujian semua siswa-siswinya mengikuti ujian di pagi hari, biasanya di pagi hari adalah freshnya pikiran muridnya karena masih baru dan belum dimasukin informasi informasi lain sehingga otak jadi fresh, lalu sang guru sebelum membagikan soal dan kertas jawaban sang guru mengatakan “selama pelajaran ini sudah 4 tahun siswa siswi ini tidak ada yang lulus mengikuti ujian ini” dengan perkataan yang dilontarkan oleh guru tadi membuat siswa-siswinya berfikir “4 tahun gak ada yang lulus mengikuti ujian ini, apalagi saya yang baru sekali ikut ujian ini” stimulus yang disampaikan oleh guru tersebut langsung menerobos dan menggannggu keyakinan dan kepedean dalam mengerjakan ujian. Sehingga siswa-siswinya langsung dont, stress. Namun sekeetika beberapa menit kemudian ada salah siswa datang terlambat masuk kelas jadi tidak mendengar stimulus yang disampaikan oleh guru tadi, sehingga siswa yang datang terlambat tadi tidak sampai stres beliau hanya santai mengerjakan soal soal ujian sambil bersiul siul bibirnya, dan mengerjakan. Ternyata yang lulus itu ya hanya siswa yang datang terlambat tadi, karena siswa yang tidak terlambat dan mendengar pembicaraan guru yang mempunyai fikiran negatif sehingga tidak lulus semua yang lulus hanya siswa yang telat dan bersiul siul tadi. Jadi hindari fikiran-fikiran negatif itu karna itu sudah melawan kehendak allah, dan juga behuznudhon kepada Allah, Allah selalu memberikan yang terbaik untuk hambanya. Fikiran yang negatifklah yang membuat manusia diratapi kesedihan padahal allah berjanji selalu memberikan yang terbaik karena kita makhluk yang mulia. Untuk itu hati-hati dengan fikiran negatif jauhkan dan jangan sampai kau ucapkan. Inilah penghalang yang tidak nampak, supaya anda bisa mengerjakan sesuatu dan memperoleh hasil yang maksimal belajarlah dengan tekun hindarkan nerves dan fikiran negatif.
Sebagaimana yang telah disampaikan oleh Mr. Faqih yakni fikiran negatif inilah yang membuat manusia dont sebelum melakukan sesuatu sebenarnya bukan kebodohan yang menjadi penghalang untuk mencapai kesuksesan, namun tetaplah optimis dan yakin pasti bisa hindari fikiran negatif. Dan sifat berfikir negatif merupakan bentuk perilaku setan karena berfikri negatif tenttu menunda kebaikan dan setan sangat senang kalau kita menunda kebaikan sebab akan ada jurus lagi agar ia tidak dapat melakukan kebaikan, setan bahagia jika manusia masih terlalau banyak menunda kebaikan apalagi menuju kesuksesan, karena setan mempunyai sifat D3 inilah gagasan dari pak Faqih yang menyatakan setan mempunyai sifat 3D yakni dendam, dengki, dongkol. Kita ini makhluk yang mulia tentunya kalau kita berf positif tentu Allah juga akan mengkabulkan dan menolongnya. Dengan penyampaian pak faqih yang menerangkan sepeerti itu dan yang saya tangkap dari penjelasan beliau memang benar, dan sangat rasional kenapa begitu?”jawabannya adalah kebanyakan selalu minder sebelum melakukan, seperti keong yang sedang berjalan namun masih malu untuk berjalan. Untuk itu janganlah meniru keong tirulah kuda yang mau berlari kencang meskipun matanya tertutup ketika berjalan dan yakin kuda akan sampai pada tujuan. Selanjutnya yang menjadi penghalang selain berfikir negatif yakni masalah usia, banyak orang yang ingin merubah gaya hidupnya terlalu mengantung pada usia, dan juga bahkan sampai meremehkan usia waktu itu pak faqih memberikan contoh yang bisa membuat saya tertawa dan setelah saya pikir-pikir ternyata benar juga yang dikatakan pak Faqih, “kalau yang muda biasanya meremehkan masa mudanya yakni hallah saya masih mudah aja ngapain saya berfikir jenjang pas udah tua, belum saatnya saya menjadi orang yang sukses itulah yang sering dikatakan anak muda begitu juga kebalikannnya yang tua selalu minder dengan rasa tuanya selalu berputus asa untuk melakukan sesuatu, waduh sudah tua mungkin saya gak bisa untuk melanjutkan jenjang berikutnya, nah kata-kata itu yang membuat manusia sudah minder terlebih dahulu dan itu juga merupakan bisikan syetan, karena menganggap bahwa usia lah yang membatasi kesuksesan” memang banyak manusia yang berfikiran seperti itu, seakan-akan tidak percaya terhadap Allah swt, padahal Allah akan memberikan jalan kesuksesan namun manusia yang melakukan kehendaknnya sendiri inilah yang sayangkan, dengan bisikan syetan manusia gampang tergoda oleh fikiran negatif membuat apa yang kita lakukan salau menunda bahkan bisa jadi tidak melakukan, kalaupun manusia sudah menunda untuk melakukan kebaikan syetan sudah bangga apalagi jika manusia menggagalkan niat baiknya waduh pasti syetan sudah bahagia sekali sukses menggoda manusia. Inilah penghalang manusia untuk melakukan kebaikan bahwa kita harus melawan dann kita dobrak penghalang ini jadilah seperti hercules yang tanpa menyerah untuk melakukan kebaikan dan harus berani seperti hercules juga hindari rasa takut dan minder jangan kau tunda-tunda untuk melakukan kebaikan, lakukan dan bergeraklah dan mulailah dengan bismillah agar selalu dalam lindungan allah tancapkan bismillah dalam hati kalian yakinlah bahwa apa yang kamu lakukan dengan kebaikan pasti allah menyutujui dan selalu memudahkan hambanya untuk menuju kesuksesan.
Disamping usia memang menjadi penghambat untuk melakukan kebaikan namun juga adalagi yang menjadikan penghalang yakni masalah kesehatan. Kalau sudah bicara sehat dan tidak sehat kita semua ini pasti memiliki akal yang sehat, allah menciptakan kita semua pasti allah memberikan kesempurnaan untuk kita semua kita diberi akal oleh allah agar digunakan sebaik-baik mungkin, allah senang jika hal yang diberinya kita gunakan dan juga harus kita gunakan dengan cara yang baik. Maka jangan sekali kali berkata bahwa “akal ku kurang sehat dalam melakukan seperti ini” jangan sampai kalian mengatakan seperti itu, allah akan marah kepada kita jika kita memahami bahwa IQ kita rendah atau lemah, akal kita ini semua sehat tidak ada IQ kita lemah kalau kita terus ters mengatakan seperti itu maka allahpun juga akan menuruti yang kalian katakan, “naudzubillahimindalikh”. Kembali yang awal tadi bahwa kita sering minder dengan kelemahan kita yang IQ rendah, Usia, kesehatan agak terganggu dan lain sebagainya. Dan ketika kita optimis bahwa kita pasti memiliki kualitas IQ yang tinggih tentu hal apapun yang bernilai kebaikan lakukanlah sesuai yang anda inginkan namun jangan sampai kalian gunakan untuk mencelakakan orang lain.
Selanjutnya dari hambatan-hambatan mulai dari berfikir negatif, usia, dan kesehatan, yakni selanjutnya masalah latar belakang pendidikan. Banyak orang yang minder dengan keterbatasan pendidikan juga ada yang mengatakan “ saya gak sekolah gimana saya mau sukses gimana saya mau maju” nah perkataan seperti itu yang melambangkan sudah negatif sudah gak percaya dengan kehendak allah sudah bicara inilah takdirku, sekarang banyak orang yang gak sekolah namun bisa sukses. Adalagi yang mengatakan “saya SD aja gak lulus bagaimna saya bisa sukses” banyak orang yang memahami seperti itu, keterbatasan pendidikan membuat orang minder dan putus asa. Dan dalam pembahasan ini waktu itu saya bertanya kepada bapak Nasrul Faqih dosen yang saya sebut lucu manis ini, pertanyaan masalah latar belakang pendidikan. Pada saat itu saya bertanya dengan latar belakang pendidikan saya sendiri, dan setalah saya bertanya yang menbuat saya lucu dan terus semangat ketika saya di nilai ngantukl ternyata saya di bilang” lho yang pakai peci ternyata mau tanya, saya kira tadi ngantuk, mungkin aqiknya membuat dia bangun lagi” tertawa saya “hahahah” dalam hatiku mengatakan pak faqih ini hebat kalau menebak mungkin pak faqih juga ingin ingin batu aqik juga.
Akhirnya pertanyaan saya dijawab olehnya yakni, kata beliau “saya harus mencari dimana letak kelebihanku agar saya tidak minder dalam pendidikan mesipun pendidikan saya lain dengan teman teman seperjuangan saya” saya kira jawaban pak Faqih sudah sangat tepat intinya saya harus menemukan nilai nilai kelebihan yang saya miliki terus kita olah dan asa sampai kita menjadi profesional dalam keahlihan dalam bidangku. Jangan nilang inilah nasib nasib bisa berubah kalau kita sudah usaha dan terus usaha dan berdo’a. Tak lama kemudian setelah menajwab pertanyaan saya , pak faqih bergegas pergi meninggalkan kelas karena ada acara di luar kota dan dosen yang lucu ini menawarkan kepada teman teman untuk mengikuti siaran Radio di smart Fm, sungguh ini merupakan moment yang menguntungkan. Disamping dosen yang lucu dan baik serta membuat mahasiswa semangat termotivasi. Lalu dosen keluar dan di jemput oleh pria atau mahasiswanya dan disiapkan barang bawakannnya.
Setelah Bapak Nasrul faqih keluar akhirnya Prof ali yang mengambil alih dan memberikan motivasi lagi lalu disaat dosen yang saya idolakan semangatku bertambah karena ada tambahan motivasi yang masuk dalam detakan hatiku sehingga saya segera bergegas melaksanakan apa yang akan di intruksikan. Sungguh kuduga Prof ali memberikan tugas buat saya. Dengan semangat saya yang tinggi kunanti secepatnya saya akan mengerjakannya. Karena tugasku adalah ibadahku.
Senin, 06 April 2015
3 KERUGIAN ORANG YANG JAUH DARI ULAMA
1. Dicabut barokah usahanya oleh Allah swt ( yarfaullahu ‘Alaihi albarokata min kasbihim dalam bahasa hadist )
sering kita temui dalam kehidupan ini, orang sukses dalam segala aspek di dunia baik pangkat, kedudukan maupun harta, akan tetapi semua ini makin menjaukan hubungan dengan Allah, sehingga kering batinnya dan kadang buta matanya dan tidak pernah mau mendengarkan nilai-nilai kebesarannya dan ajakannya.
Ulama sebagai salah satu kholifatullah mungkin akan bertanya atau terjadi diskusi kecil, dengan topik “Mengapa kita harus dekat dengan ulama atau Kiyai ? ....” terjadilah argumentasi dari sudut pandang masing-masing pihak dan memang sangat menyenangkan diskusi semacam ini jarang terjadi di tengah – tengah kehidupan kita, jika tentang politik banyak diramaikan dengan adu argumentasi, bidang Ekonomi, kebudayaaan, apalagi bidang teknologi baik informasi, dirgantara Automotive. Dll.
2. Dijadikan oleh Allah pemimpin yang dzolim
jika sudah presiden, menteri atau kabinet, gubernur, bupati atau Walikota, sampai RW dan RT sebagai alat negara atau aparatur negara melakukan perbuatan dzolim ( aniaya, amoral ) maka dapat dibayangkan kondisi masyrakat yang dipimpinnya sedangkan penyelenggara negara ada ekskutif, legislatif dan yudikatif.
3. Meninggal Dunia tanpa Membawa Iman
Barokah adalah menyelamatkan kita di dunia sampai menjuju akhirat. Etimologi bahasa artinya adalah sukses, berhasil untung, enak, tenang manfaat atau mulia. Semakin majunya teknologi di dunia ini berbanding lurus dengan kemampuan berfikir manusianya. Banyak yang sudah mulai lupa tentang manfaat atau mulai dirinya
Yang paling baik dan pintar. Mereka lupa ada orang orang yang sangat disayangi oleh allah. Akibatnya, maka allah akan mencabut barokah dari usahanya, dan allah akan memberikannya pemimpin yang dzolim atas dirinnya dan allah akan membuat dirinya dan allah akan membiuat dirinya meninggal dunia ( mati ) tanpa membawa iman.
1. Dicabut barokah usahanya oleh Allah swt ( yarfaullahu ‘Alaihi albarokata min kasbihim dalam bahasa hadist )
sering kita temui dalam kehidupan ini, orang sukses dalam segala aspek di dunia baik pangkat, kedudukan maupun harta, akan tetapi semua ini makin menjaukan hubungan dengan Allah, sehingga kering batinnya dan kadang buta matanya dan tidak pernah mau mendengarkan nilai-nilai kebesarannya dan ajakannya.
Ulama sebagai salah satu kholifatullah mungkin akan bertanya atau terjadi diskusi kecil, dengan topik “Mengapa kita harus dekat dengan ulama atau Kiyai ? ....” terjadilah argumentasi dari sudut pandang masing-masing pihak dan memang sangat menyenangkan diskusi semacam ini jarang terjadi di tengah – tengah kehidupan kita, jika tentang politik banyak diramaikan dengan adu argumentasi, bidang Ekonomi, kebudayaaan, apalagi bidang teknologi baik informasi, dirgantara Automotive. Dll.
2. Dijadikan oleh Allah pemimpin yang dzolim
jika sudah presiden, menteri atau kabinet, gubernur, bupati atau Walikota, sampai RW dan RT sebagai alat negara atau aparatur negara melakukan perbuatan dzolim ( aniaya, amoral ) maka dapat dibayangkan kondisi masyrakat yang dipimpinnya sedangkan penyelenggara negara ada ekskutif, legislatif dan yudikatif.
3. Meninggal Dunia tanpa Membawa Iman
Barokah adalah menyelamatkan kita di dunia sampai menjuju akhirat. Etimologi bahasa artinya adalah sukses, berhasil untung, enak, tenang manfaat atau mulia. Semakin majunya teknologi di dunia ini berbanding lurus dengan kemampuan berfikir manusianya. Banyak yang sudah mulai lupa tentang manfaat atau mulai dirinya
Yang paling baik dan pintar. Mereka lupa ada orang orang yang sangat disayangi oleh allah. Akibatnya, maka allah akan mencabut barokah dari usahanya, dan allah akan memberikannya pemimpin yang dzolim atas dirinnya dan allah akan membuat dirinya dan allah akan membiuat dirinya meninggal dunia ( mati ) tanpa membawa iman.
Tak kusangka
Terkejut menyaksikan dosen saya yang sedang menahan kemarahannya, setelah itu saya melihat seorang pembimbing sekaligus sebagai guru yang saya idolakan ternyata mampu menghentinkan emosinya, Ketika mahasiswa datang terlambat. Sungguh perasaan kaget saya sampai sekarang masih terasa. Saya mengira bahwa orang pintarpun seperti Prof Ali Aziz ternyata bisa juga marah.
Dengan ekspresi wajah yang mengumam dan berkaca mata miring, seakan akan seperti bukan Prof Ali, yang saya kenal selama ini, yang orangnya lemah lembut dan penyayang bagi anak didiknya, tidak suka marah, ternyata saya ingat minggu lalu pada hari yang seperti biasanya, selasa pukul 12.20 wib, dengan cuaaca yang sangat panas setalah berjalan dari masjid Ulul albab setelah melaksanakan sholat duhur berjamaah dengan terik panas matahari yang menyinari bumi dengan lambat laun awan awan terhembus angin pria hebat itu berjalan dari tempat pengimaman menuju ke pintu keluar Masjid Ulul albab, untuk mengambil sepatu yang biasa ia gunakan untuk mengajar mahasiswa Uin Sunan Ampel fakultas Dakwah .
Dosen yang terkenal dengan ilmu Retorikanya itu, saya ingat pada saat saya ngaji seperti biasa di sebelum subuh yakni yang diajari oleh guru saya yang selalu membimbingku yakni KH Sholeh Sahal beliuau bertkata “pak Ali Aziz itu ceramahnya bagus dan tulisannya bagus karena mungkin beliau sudah sangat sering nulis. “ lalu saya berfikir bahwa professor yang bertempat tinggal di Siwalan Kerto Tengah itu memang ahli dalam beretorika ternyata bisa juga marah , namun kemarahannya hanya seperti memberikan sangsi yang lucu yakni bersujud sebelum duduk untuk menerima kuliah teknik khitobah, nah ini yang saya herankan , tidak biasanya mantan Fakultas dakwah memberikan sangsi seperti itu.
Disaat saya menahan tertawa dan menahan dahaga rasanya tidak terasa meskipun tenggoroan dalam keadaan kering. Ketika melihat teman saya Faizin Muhammad bersujud di hadapan bangku bangku dan kursi yang kosong yang hendak mau didduduki, namun sebelum rekan saya duduk ternyata disyop drngan perkataan yang dilontarkan oleh dosen yang lagi kesal dengan mahasiswanya yang terlambat. Beliau berkata “ sudah jam berapa sekrang , ayo sujud di sambil bersepatu , agar saya gak marah karemna kamu terlambat.
Dengan perkataan yang di ucapkan seperti orang kesurupan wajah yang merah berkaca mata , saya menilai tak kusangka professor yang berjenggot putih memarahi mahasiswanya dengan seperti itu.
Terkejut menyaksikan dosen saya yang sedang menahan kemarahannya, setelah itu saya melihat seorang pembimbing sekaligus sebagai guru yang saya idolakan ternyata mampu menghentinkan emosinya, Ketika mahasiswa datang terlambat. Sungguh perasaan kaget saya sampai sekarang masih terasa. Saya mengira bahwa orang pintarpun seperti Prof Ali Aziz ternyata bisa juga marah.
Dengan ekspresi wajah yang mengumam dan berkaca mata miring, seakan akan seperti bukan Prof Ali, yang saya kenal selama ini, yang orangnya lemah lembut dan penyayang bagi anak didiknya, tidak suka marah, ternyata saya ingat minggu lalu pada hari yang seperti biasanya, selasa pukul 12.20 wib, dengan cuaaca yang sangat panas setalah berjalan dari masjid Ulul albab setelah melaksanakan sholat duhur berjamaah dengan terik panas matahari yang menyinari bumi dengan lambat laun awan awan terhembus angin pria hebat itu berjalan dari tempat pengimaman menuju ke pintu keluar Masjid Ulul albab, untuk mengambil sepatu yang biasa ia gunakan untuk mengajar mahasiswa Uin Sunan Ampel fakultas Dakwah .
Dosen yang terkenal dengan ilmu Retorikanya itu, saya ingat pada saat saya ngaji seperti biasa di sebelum subuh yakni yang diajari oleh guru saya yang selalu membimbingku yakni KH Sholeh Sahal beliuau bertkata “pak Ali Aziz itu ceramahnya bagus dan tulisannya bagus karena mungkin beliau sudah sangat sering nulis. “ lalu saya berfikir bahwa professor yang bertempat tinggal di Siwalan Kerto Tengah itu memang ahli dalam beretorika ternyata bisa juga marah , namun kemarahannya hanya seperti memberikan sangsi yang lucu yakni bersujud sebelum duduk untuk menerima kuliah teknik khitobah, nah ini yang saya herankan , tidak biasanya mantan Fakultas dakwah memberikan sangsi seperti itu.
Disaat saya menahan tertawa dan menahan dahaga rasanya tidak terasa meskipun tenggoroan dalam keadaan kering. Ketika melihat teman saya Faizin Muhammad bersujud di hadapan bangku bangku dan kursi yang kosong yang hendak mau didduduki, namun sebelum rekan saya duduk ternyata disyop drngan perkataan yang dilontarkan oleh dosen yang lagi kesal dengan mahasiswanya yang terlambat. Beliau berkata “ sudah jam berapa sekrang , ayo sujud di sambil bersepatu , agar saya gak marah karemna kamu terlambat.
Dengan perkataan yang di ucapkan seperti orang kesurupan wajah yang merah berkaca mata , saya menilai tak kusangka professor yang berjenggot putih memarahi mahasiswanya dengan seperti itu.
Langganan:
Postingan (Atom)